Renovasi atau Membuat Dapur, Akhir Agustus 2026 Boleh Gunakan ini
penjualan bumbu dapur di Pasar Badung/ Balikonten
DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Masyarakat Bali memegang teguh tradisi ala ayuning dewasa saat merencanakan pembangunan fasilitas rumah tangga, termasuk lumbung bahan pangan dan dapur. Pemilihan hari yang tepat diyakini membawa kelancaran, keamanan dari bahaya, serta keberkahan bagi para penghuni rumah.
Berdasarkan kalender Bali bulan Agustus 2026, perhitungan penanggalan menunjukkan dinamika hari baik (dewasa ayu) dan hari buruk (dewasa ala) yang perlu dicermati secara saksama sebelum memulai fisik bangunan.
Hari Baik yang Direkomendasikan: Amerta Dewa
Untuk kebutuhan mendirikan lumbung maupun dapur, terdapat satu hari utama yang berstatus dewasa ayu sepanjang Agustus 2026:
- 28 Agustus 2026 (Amerta Dewa / Sukra Pangelong 1)Hari ini ditandai oleh pengaruh Amerta Dewa. Perhitungan penanggalan mencatat hari tersebut sangat baik untuk pelaksanaan Panca Yadnya, khususnya Dewa Yadnya, mendirikan tempat ibadah atau bangunan suci, serta membangun lumbung dan dapur. Tingkat keutamaan hari ini berada pada hirarki Alahing Dewasa 2, yang berarti memiliki bobot pengaruh positif kuat.
Daftar Hari yang Harus Dihindari untuk Pembangunan
Proses pembuatan lumbung dan dapur memegang aturan ketat terkait hari-hari yang membawa sifat panas (agni) atau kekacauan (kala). Berikut rincian hari yang tidak disarankan untuk aktivitas konstruksi beserta potensi dampak negatifnya:
1. Agni Agung Patra Limutan
- 02 Agustus 2026 (Alahing Dewasa 4)Hari ini tepat digunakan untuk meramu obat-obatan herbal atau membersihkan tempat angker. Konstruksi rumah, pemasangan atap, hingga pindah ke rumah baru sebaiknya ditunda.
2. Kombinasi Kala Buingrau, Lebur Awu, dan Kala Rau
- 08 Agustus 2026
- Kala Buingrau (Alahing Dewasa 4): Tepat untuk menebang kayu, membuat bubu penangkap ikan, serta memuja pitra. Konstruksi dan pemasangan atap rumah dilarang.
- Lebur Awu (Alahing Dewasa 4): Baik untuk pengerjaan saluran irigasi. Tidak disarankan mengadakan pernikahan, pertemuan resmi, atau mendirikan bangunan rumah.
- Kala Rau (Alahing Dewasa 3): Cocok untuk meramu obat, sadek, membuat senjata, dan upas (penjaga). Larangan keras berlaku untuk pembangunan rumah karena berisiko memicu kebakaran. Aktivitas bicara perlu dijaga agar tidak memicu kekeliruan, dan acara pernikahan dianjurkan tidak digelar pada hari ini.
3. Kala Buingrau
- 17 Agustus 2026 (Alahing Dewasa 4)Pengaruh Kala Buingrau membuat hari ini hanya cocok untuk penebangan kayu, pembuatan alat tangkap ikan, serta pemujaan pitra. Hindari dimulainya pekerjaan bangunan.
4. Agni Agung Doyan Basmi
- 18 Agustus 2026 (Alahing Dewasa 4)Sifat hari ini sangat panas. Aktivitas mendirikan bangunan dan memasang atap berisiko tinggi memicu kebakaran. Energi hari ini justru mendukung proses pembuatan material bangunan yang membutuhkan pembakaran, seperti membakar bata mentah, genteng, gerabah, keramik, serta tembikar.
5. Kombinasi Kala Empas Turun dan Geni Murub
- 20 Agustus 2026
- Kala Empas Turun (Alahing Dewasa 4): Mendukung penanaman jenis umbi-umbian. Pekerjaan mendirikan bangunan dan memetik buah-buahan dilarang.
- Geni Murub (Alahing Dewasa 2): Berunsur api kuat. Sangat baik untuk pengerjaan yang menggunakan media api (seperti membakar bata mentah atau genteng), tetapi tidak baik untuk membangun maupun mengatapi rumah.
6. Hari-Hari Berulang dengan Pengaruh Buruk
Rangkaian tanggal berikut memiliki perulangan pengaruh Kala Buingrau dan Lebur Awu (keduanya berada pada tingkat Alahing Dewasa 4):
- 21 Agustus 2026
- 25 Agustus 2026
- 26 Agustus 2026
- 30 Agustus 2026
Pada tanggal-tanggal tersebut, peruntukan yang sesuai hanya mencakup penebangan kayu, pembuatan bubu, pemujaan pitra, serta pembangunan saluran irigasi. Seluruh pekerjaan konstruksi rumah tangga, termasuk pembuatan lumbung dan dapur, wajib dihindari.
Prinsip Dasar Pemahaman Alahing Dewasa
Penentuan dewasa dalam tradisi penanggalan Bali tidak berdiri sendiri. Setiap penetapan mempertimbangkan hukum pembatalan atau tingkat prioritas yang dikenal sebagai Alahing Dewasa.
Aturan tingkat prioritas pembatalan berlaku secara berjenjang dari nilai terkecil hingga terbesar:
- Sasih (Nilai Prioritas 1 – Tingkat Tertinggi)
- Penanggal / Pangelong (Nilai Prioritas 2)
- Wuku (Nilai Prioritas 3)
- Wewaran (Nilai Prioritas 4 – Tingkat Terendah)
Nilai angka yang semakin kecil menunjukkan tingkat prioritas yang semakin tinggi. Dalam penerapannya, pengaruh dari tingkat prioritas yang lebih tinggi mengalahkan pengaruh dari tingkat prioritas di bawahnya. Pemahaman terhadap hirarki ini memastikan pemilihan hari untuk pembuatan lumbung dan dapur tepat sasaran serta aman secara spiritual.
***
