PKB Jadi Panggung Inklusif, Bukti Anak Disabilitas Mampu Berkarya dan Berprestasi
Tari “Magirang” Suarakan Kesetaraan, Anak Disabilitas Berhak Bersenang-senang dan Berkarya/ balikonten
DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Pesta Kesenian Bali (PKB) tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga ruang inklusif bagi anak-anak penyandang disabilitas untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka.
Melalui Rekasadana Tari Bali yang melibatkan 11 Sekolah Luar Biasa (SLB) dari seluruh Bali, ratusan siswa tampil membawakan berbagai karya seni dengan penuh percaya diri. Penampilan tersebut menjadi pesan kuat bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkreasi dan berprestasi.
Ketua MKKS SLB Provinsi Bali, I Wayan Mudayana, menilai kesempatan tampil di panggung PKB memiliki nilai pendidikan yang sangat penting karena memberi ruang nyata bagi peserta didik untuk mengaplikasikan hasil belajar mereka di hadapan publik.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, khususnya Dinas Kebudayaan dan Disdikpora, dengan sekolah-sekolah SLB dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak anak disabilitas memperoleh kesempatan mengembangkan potensinya.
Pementasan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa masyarakat perlu terus membangun lingkungan yang inklusif, di mana setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya, berpartisipasi, dan mendapat apresiasi tanpa memandang kondisi fisik maupun mentalnya.
***
