HUT RI ke-81, Kepala SMA Negeri 2 Denpasar Tekankan Pentingnya Seimbangkan Akademik dan Keterampilan
Kepala sekolah atas nama, I Gede Eka Mahendra, S.Pd, M.Pd memimpin upacara/ balikonten
DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di SMA Negeri 2 Denpasar (Resman), Senin (17/8), menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus memperkuat karakter peserta didik.
Selain mengenang perjuangan para pendiri bangsa, sekolah mengajak siswa mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan melalui keseimbangan antara prestasi akademik dan keterampilan.
Upacara yang diikuti ribuan siswa itu berlangsung khidmat di lapangan sekolah dengan mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Pelaksanaan upacara melibatkan kolaborasi Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) bersama sejumlah ekstrakurikuler, seperti Paskibra, PMR, Rovice, dan Respect. Keterlibatan lintas organisasi ini menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan, disiplin, kerja sama, serta tanggung jawab bagi para siswa.
Peringatan HUT Kemerdekaan RI juga dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun ke-61 SMA Negeri 2 Denpasar yang mengusung tema Sadhana Samata, sebuah konsep yang mengandung makna upaya mewujudkan keharmonisan. Nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat membangun Indonesia yang adil dan sejahtera melalui kolaborasi serta gotong royong.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala SMA Negeri 2 Denpasar, I Gede Eka Mahendra, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan tidak cukup dimaknai sebagai seremoni, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya peran pendidikan dalam membangun masa depan bangsa.
Kepada para guru, ia menekankan bahwa tugas pendidik tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membentuk karakter dan menumbuhkan semangat belajar peserta didik.
“Tugas mulia kita bukan hanya mengisi pikiran para siswa dengan materi pelajaran, tetapi menyalakan api rasa ingin tahu dan keberanian di dalam jiwa mereka,” ujarnya.
Menurutnya, seorang guru harus mampu menjadi teladan dan sumber inspirasi karena setiap nilai yang ditanamkan di ruang kelas dapat menjadi bekal kehidupan peserta didik di masa depan.
Sementara kepada para siswa, Eka Mahendra mengajak generasi muda memanfaatkan kemerdekaan dengan terus belajar, berprestasi, dan berani mengembangkan potensi diri sesuai bidang yang diminati. Ia mengingatkan bahwa tantangan generasi muda saat ini bukan hanya persaingan global, tetapi juga kemampuan mengatasi rasa malas, keraguan, dan keterbatasan diri.
Pada bagian akhir amanatnya, Kepala SMA Negeri 2 Denpasar menekankan pentingnya membangun keseimbangan antara kecerdasan akademik dan keterampilan praktis sebagai bekal menghadapi perubahan zaman.
Menurutnya, Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur hanya dapat diwujudkan melalui generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan, daya juang, dan kemampuan beradaptasi. Pendekatan tersebut sejalan dengan konsep pendidikan yang mengembangkan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik secara seimbang sehingga peserta didik tidak hanya siap melanjutkan pendidikan, tetapi juga siap menghadapi tantangan kehidupan.
“Indonesia di usia 81 tahun ini tidak butuh generasi yang gemar mengeluh. Bangsa ini butuh karya nyata, kreativitas, dan ketangguhan kalian,” pungkasnya.
Melalui peringatan HUT ke-81 RI, SMA Negeri 2 Denpasar tidak hanya mengajak siswa mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga menegaskan bahwa mengisi kemerdekaan pada era sekarang dapat dilakukan melalui belajar dengan sungguh-sungguh, membangun karakter, menguasai keterampilan, serta berkontribusi positif bagi masyarakat.
***Â
