Prakiraan Cuaca Bali Jumat 22 Mei 2026: Waspada Potensi Hujan Petir di Siang Hari
Prakiraan Cuaca Bali Jumat 22 Mei 2026: Waspada Potensi Hujan Petir di Siang Hari/ balikonten
DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Bali pada Jumat, 22 Mei 2026. Berdasarkan informasi resmi tersebut, masyarakat dan wisatawan yang sedang berada di Pulau Dewata diimbau untuk mengantisipasi perubahan kondisi cuaca, terutama pada siang hari.
Berikut adalah rincian lengkap mengenai kondisi atmosfer, suhu udara, hingga potensi presipitasi di Bali sepanjang hari Jumat.
Potensi Hujan Petir dan Kondisi Langit
Data Google Weather yang bersumber dari pemantauan cuaca menunjukkan bahwa Bali akan didominasi oleh dua kondisi utama sejak siang hingga malam hari:
- Siang Hari: Wilayah Bali berpotensi mengalami hujan badai lokal atau hujan yang disertai kilat dan petir (scattered thunderstorms).
- Malam Hari: Kondisi cuaca akan beralih menjadi sebagian besar berawan (mostly cloudy).
Peluang terjadinya curah hujan atau probabilitas presipitasi tercatat cukup dinamis. Pada siang hari, persentase kemungkinan hujan mencapai angka 45%. Memasuki malam hari, peluang turunnya hujan menurun menjadi 25%.
Suhu Udara, Kelembapan, dan Kecepatan Angin
Suhu di wilayah Bali berada pada rentang yang relatif hangat dengan tingkat kelembapan udara yang tinggi. Hal ini dapat memicu rasa gerah atau kurang nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.
- Suhu Maksimum: 28°C
- Suhu Minimum: 22°C
- Kelembapan Udara: 81%
- Indeks UV: 4 (Kategori Sedang)
Pergerakan udara di sekitar wilayah pulau terpantau tenang. Angin bertiup dari arah tenggara (southeast) dengan kecepatan yang cukup rendah, yakni hanya 3 mil per jam (mph).
Imbauan Keselamatan dari BMKG
Sejalan dengan rilis grafis pemantauan cuaca, BMKG pusat juga memasukkan wilayah Provinsi Bali ke dalam status Waspada terhadap potensi dampak cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat untuk periode 21 hingga 22 Mei 2026.
Masyarakat diharapkan tetap berhati-hati terhadap dampak hidrometeorologi yang mungkin timbul akibat hujan petir, seperti genangan air sesaat di jalan raya, penurunan jarak pandang saat berkendara, hingga petir yang menyambar. Menyediakan payung atau jas hujan sebelum melakukan perjalanan luar ruangan pada siang hari sangat disarankan agar aktivitas tetap berjalan lancar.
***
