Gelorakan Gaya Hidup Sehat, PMI Bali Catat Data Pendonor Rutin ‘By Name By Address’

Gelorakan Gaya Hidup Sehat, PMI Bali Catat Data Pendonor Rutin 'By Name By Address'/ balikonten
DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali terus mendorong masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari kebiasaan dan gaya hidup sehat. Aktivitas mendonorkan darah secara rutin dinilai tidak hanya bermanfaat bagi pemeliharaan kesehatan pribadi, tetapi juga menjadi aksi kemanusiaan yang nyata dalam menyelamatkan nyawa sesama.
Bendahara PMI Provinsi Bali, Dra. Utami Dwi Suryadi, menegaskan pentingnya membangun kesadaran kolektif agar kegiatan donor darah dapat dilakukan secara berkala setiap tiga bulan sekali oleh masyarakat dari semua golongan darah.
“Kami berharap donor darah ini menjadi suatu habit atau kebiasaan positif untuk kesehatan diri kita sendiri. Di sisi lain, kita membantu sesama karena setetes darah yang kita berikan sangat berarti bagi nyawa mereka,” ungkap Utami, Sabtu (5/9/2026).
Guna mengelola potensi pendonor secara berkelanjutan, PMI Provinsi Bali memiliki basis data pendonor terikat yang terorganisir dengan rapi. Seluruh data masyarakat yang pernah mendonorkan darahnya tercatat secara detail, mulai dari rincian jenis golongan darah hingga informasi identitas pribadi.
“Semua pendonor tercatat secara lengkap by name, by address. Kami juga menyediakan tautan (link) sistem informasi ketersediaan stok darah harian yang dapat diakses oleh masyarakat umum kapan saja,” tutur Utami.
Sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian dan konsistensi masyarakat, PMI Bali memberikan penghargaan bertingkat bagi pendonor aktif yang memegang kartu anggota. Pendonor yang telah mencapai 50 kali aktivitas donor akan menerima reward khusus, sedangkan mereka yang telah mendonasikan darahnya sebanyak 100 kali akan dianugerahi lencana atau pin emas.
Melalui pendataan yang presisi serta pemanfaatan jejaring pendonor berkartu anggota yang jumlahnya mencapai ratusan orang di Bali, PMI optimistis pemenuhan kebutuhan darah bagi pasien emergency di seluruh wilayah Provinsi Bali dapat terus terjaga secara berkesinambungan.
***
