09/09/2026

OJK Ajak Generasi Muda Bangun Kemandirian Finansial

Perangi Investasi Bodong, OJK Siapkan Aplikasi Pelacak Entitas Ilegal

Perangi Investasi Bodong, OJK Siapkan Aplikasi Pelacak Entitas Ilegal/ balikonten

BEKASI, BALIKONTEN.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama kementerian/lembaga, industri jasa keuangan, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan menggelar puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026 di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi, Jumat (28/8).

Mengusung tema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya menabung sejak dini sekaligus mendukung target inklusi keuangan nasional sebesar 98 persen pada 2045.

Puncak kegiatan dihadiri Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi bersama jajaran OJK, LPS, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, pemerintah daerah, serta pelaku industri jasa keuangan. Lebih dari 1.100 pelajar dan mahasiswa turut mengikuti kegiatan tersebut.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan tingkat literasi dan inklusi keuangan nasional telah mencapai 69,57 persen dan 93,61 persen. Namun, capaian pada kelompok pelajar dan mahasiswa masih perlu ditingkatkan.

“Menabung sejak dini sangat penting untuk masa depan kalian. Menabung itu jangan menunggu uang kita banyak dulu. Justru supaya uangnya banyak, kita harus menabung sedikit demi sedikit. Jadi, kita harus membiasakan diri menabung sejak dini,” kata Friderica.»

Melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), OJK bersama industri jasa keuangan terus memperluas kepemilikan rekening di kalangan pelajar. Selama September 2025 hingga Juni 2026, tercatat 679 ribu rekening pelajar baru telah dibuka. Selain itu, lebih dari 270 ribu kegiatan Bank Goes to School telah dilaksanakan di sekitar 122 ribu sekolah.

Pada tahun ini, Sekolah Rakyat menjadi salah satu sasaran utama program literasi dan inklusi keuangan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses keuangan bagi pelajar dari keluarga prasejahtera sekaligus membangun kebiasaan menabung sejak usia sekolah.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, OJK juga memberikan KEJAR Award dan Financial Literacy Award kepada perbankan, pemerintah daerah, satuan pendidikan, pelaku jasa keuangan, komunitas, serta berbagai pihak yang dinilai aktif meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia.

***

Pewarta: Redaksi

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026

Tags:

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE