Optimalkan Pengamanan, GBI ROCK Perketat Syarat Masuk Jemaat Saat Jumat Agung

 Optimalkan Pengamanan, GBI ROCK Perketat Syarat Masuk Jemaat Saat Jumat Agung

Pdm Eddy Wijaya saat berkoordinasi bersama Kapolsek Denpasar Barat di sela Jumat Agung pada Jumat (2/4).

Denpasar, Balikonten.com – Suasana Jumat Agung serangkaiam Paskah Tahun 2021, di GBI ROCK Lembah Pujian, Peguyangan Kangin pada Jumat (2/4) berlangsung hikmat meski dijaga ketat oleh aparat Kepolisian.

Di halaman Gereja, belasan Brimob dan personel Gegana Polda Bali berjaga sejak pagi. Selain pengamanan, penerapan protokol kesehatan di kawasan itu juga tak kalah disiplin.

Kordinator Keamanan, Pdm Eddy Wijaya.S.Pd.AUD menerangkan tingkat pengamanan saat Jumat Agung ini lebih ketat dibanding sebelumnya. Itu menyikapi peristiwa aksi teror yang terjadi di Makasar belum lama ini.

“Pengamanan sudah kami sejak awal. Untuk yang akan hadir, harus mendaftar, setelah itu mereka akan dapat barcode, kemudian menunjukkan barcode itu untuk mendapatkan kursi,” tuturnya ditemui saat meninjau gereja.

Dalam proses pendaftaran, jemaat akan mengisi sejumlah dokumen dan menjawab sejumlah pertanyaan yang mewakili aspek keamanan saat beribadah.

Skema pendaftaran ini sejatinya berlangsung sejak Agustus 2020 lalu, ketika tempat ibadah dapat beraktifitas. Menurut Eddy, skema ini cukup efektif untuk melakukan skrining kepada jemaat yang akan beribadah di GBI ROCK Lembah Pujian.

Pada setiap sesi ibadah, lanjut Eddy, panitia menyediakan kuota hanya 500 jemaat. Bagi mereka yang tidak dapat hadir langsung, disediakan siaran langsung melalui kanal digital.

Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Doddy Monza yang memantau langsung kegiatan itu menilai tingkat keamanan di GBI ROCK terbilang ketat. “Keluar masuknya (jemaat) diatur. Ini memudahkan kami melakukan pengamanan,” tuturnya. (801)

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE

error: Content is protected !!