Sambut HUT ke-25, Partai Demokrat Bali Gelar “Gerakan Langit Biru” di Danau Batur: Tanam Pohon hingga Tebar Ikan Mujair
Sambut HUT ke-25, Partai Demokrat Bali Gelar Gerakan Langit Biru di Danau Batur Tanam Pohon hingga Tebar Ikan Mujair/ balikonten
BANGLI, BALIKONTEN.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Bali bersama DPC Partai Demokrat Kabupaten Bangli, kader, dan simpatisan menggelar aksi kepedulian lingkungan bertajuk “Gerakan Langit Biru” di kawasan Danau Batur, Kintamani, Kabupaten Bangli, pada Jumat (24/7/2026).
Aksi lingkungan hidup ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat se-Indonesia yang jatuh pada 9 September 2026 mendatang.
Rangkaian kegiatan di kawasan Danau Batur meliputi aksi bersih-bersih lingkungan, penanaman pohon, penebaran ribuan benih ikan mujair yang merupakan ikan endemik khas Danau Batur, serta pelepasan burung ke habitat aslinya.
Kegiatan ini dihadiri sekitar 250 kader dan jajaran pengurus. Tampak hadir Ketua DPD Partai Demokrat Bali, Made Mudarta, S.Sos.; Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Tutik Kusuma Wardhani; Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, Komang Nova Sewi Putra; serta Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bangli, I Komang Carles.
Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, Made Mudarta, S.Sos., menjelaskan bahwa Kintamani dipilih sebagai lokasi pusat aksi karena nilai strategis dan keindahan alamnya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Bali.
“Dipilih kawasan ini untuk melaksanakan aksi bersih lingkungan adalah untuk ikut berperan serta dalam menjaga kebersihan dan imelestarikan alam sekitarnya,” ucap Mudarta.
Ia menambahkan, pemilihan lokasi ini didasarkan pada pentingnya merawat potensi alam yang luar biasa. “Kita memilih Kintamani karena Tuhan telah menciptakan danau yang begitu indah dan gunung yang luar biasa. Kalau bukan kita yang menjaga alam ini, siapa lagi? Alam ini harus kita rawat agar tetap lestari dan bisa diwariskan kepada anak cucu,” lanjutnya.
Selain aksi bersih-bersih, penebaran ribuan bibit ikan mujair dilakukan guna memulihkan ekosistem dan mendukung mata pencaharian masyarakat lokal, khususnya para nelayan, setelah kawasan danau sempat terdampak fenomena kematian massal ikan akibat peningkatan kandungan sulfur.
“Pelepasan ribuan bibit ikan mujair adalah untuk membantu menimbun kembangkan ekosistem agar tidak punah terutamanya bagi keberadaan ikan mujair yang menjadi prioritas utama masyarakat di kawasan Danau Batur ini,” ujar Mudarta.
Penanaman pohon juga digalakkan untuk menjaga kelestarian ekosistem daratan di sekitar danau. “Kegiatan penanaman pohon juga dilakukan oleh Partai Demokrot Bali dengan tujuan untuk ikut menjaga dan melestarikan ekosistem alam yang ada di kawasan Danau Batur,” terangnya.
Menurut Mudarta, gerakan ini sejalan dengan filosofi Tri Rna dalam ajaran Hindu, yaitu pembalasan tiga bentuk hutang kehidupan melalui tindakan nyata menjaga alam sebagai wujud syukur kepada Sang Pencipta.
“Menjaga lingkungan merupakan salah satu bentuk rasa syukur kepada Tuhan. Karena itu Demokrat ingin berada di garda terdepan dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam Bali,” tegasnya.
Selain itu, dilakukan pula pelepasan burung kembali ke alam bebas sebagai simbol pelestarian sekaligus harapan bagi masa depan partai.
“Burung-burung ini kita beli dari masyarakat untuk kemudian kita lepaskan kembali ke habitatnya. Semoga mereka kembali terbang bebas di langit biru, sekaligus menjadi doa agar Partai Demokrat terus berjaya, di saat-saat mendatang,” kata Mudarta yang disambut riuh yel-yel “Demokrat Jaya”.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bangli, I Komang Carles, menyampaikan bahwa “Gerakan Langit Biru” merupakan program nasional Partai Demokrat yang digelar serentak di berbagai daerah. Di Bangli, fokus utama berada di kawasan pesisir Danau Batur.
“Benih ikan yang ditebar merupakan ikan khas Danau Batur. Harapan kami bisa berkembang sehingga nantinya membantu meningkatkan hasil tangkapan masyarakat nelayan di kawasan ini,” kata Komang Carles.
Komang Carles turut membagikan cerita menarik mengenai antusiasme seorang wisatawan asing yang rela memperpanjang masa tinggalnya di Bali demi berpartisipasi dalam aksi sosial ini.
“Beliau awalnya sudah akan check out, tetapi setelah mengetahui ada kegiatan bersih-bersih bersama Demokrat, akhirnya memperpanjang masa tinggal satu hari untuk ikut berpartisipasi. Ini menunjukkan bahwa menjaga lingkungan adalah gerakan yang bersifat universal,” paparnya.
Aksi kepedulian lingkungan ini dipastikan akan terus berlanjut. Made Mudarta mengonfirmasi bahwa pekan depan pada hari yang sama, “Gerakan Langit Biru” bakal menyasar tiga danau eksotis lainnya di kawasan Bedugul.
“Akan ada tiga lokasi yang menjadi aksi bersih lingkungan yakni di kawasan Danau Buyan, Danau Beratan dan Danau Tamblingan di kawasan Bedugul,” imbuhnya.
Melalui gerakan ini, Partai Demokrat Bali berharap kebersihan dan keasrian objek wisata di Bali dapat terus terjaga secara berkelanjutan.
“Ayo kita jaga alam dengan baik, mari kita gerakan aksi nyata lewat ‘Gerakan Langit Biru’ melalui bersih lingkungan. Karena Bersih itu sehat dan asri itu indah dan nyaman,” pungkas Mudarta.
***


