10/09/2026

Baik untuk Belajar Menari, Dewasa Ayu Sabtu, 23 Mei 2026

dewasa ayu kalender bali daftar rainan 2025

ilustrasi Kaleder Bali/ Balikonten

DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Perhitungan kalender bali atau wariga kembali menyuguhkan panduan penting bagi masyarakat dalam menentukan hari baik atau ala ayuning dewasa. Untuk hari Sabtu, 23 Mei 2026, terdapat kombinasi energi alam yang sangat kuat, baik untuk kegiatan spiritual, pertanian, hingga pembuat alat seni. Namun, masyarakat juga perlu mencermati beberapa pantangan besar, terutama terkait upacara pernikahan.

Berdasarkan penanggalan tradisional Bali, hari ini memiliki momentum yang sangat istimewa untuk urusan batiniah. Kehadiran Amerta Danta membawa berkah spiritual yang melimpah. Waktu ini sangat ideal bagi Anda yang ingin melaksanakan kegiatan pembersihan jiwa, seperti tapa, brata, yoga, semadi, serta ritual penyucian diri. Energi Amerta Danta yang positif ini juga mendukung kelancaran segala jenis pekerjaan yang Anda lakukan hari ini.

Peluang Bisnis dan Sektor Pertanian

Bagi Anda yang berencana memulai babak baru dalam urusan ekonomi, hari ini menyajikan peluang yang sangat bagus. Amerta Gati memberikan tanda positif untuk merintis suatu usaha baru dan memulai aktivitas bercocok tanam.

Semangat agraris ini kian diperkuat oleh Kala Matampak, yang menyatakan hari ini sangat baik untuk menanam segala jenis komoditas pertanian. Jika Anda berniat membuka lahan pertanian baru, Pepedan juga memberikan pengaruh yang baik. Namun, khusus untuk sektor pengairan, Banyu Urug mengisyaratkan bahwa hari ini adalah waktu terbaik untuk membangun bendungan atau sistem irigasi, tetapi sangat tidak disarankan untuk menggali sumur.

Hari Baik Kreativitas, Seni, dan Edukasi

Dunia seni dan penempaan alat mendapat sorotan tajam hari ini. Melalui pengaruh Dina Jaya, hari ini menjadi waktu yang unggul untuk belajar menari atau mendalami pengetahuan baru lainnya karena mengandung unsur kemenangan dan keunggulan.

Bagi para perajin, ada dua dimensi energi yang bisa dimanfaatkan:

  • Kala Bancaran: Sangat baik untuk menempa senjata tradisional, taji, hingga pisau pengiris nira.
  • Kala Geger: Menjadi momen terbaik untuk memproduksi alat penangkap ikan, kentongan, cagcag (perkakas tenun), kroncongan (genta sapi dari kayu), genta atau bajra, kendang, gambelan, serta berbagai jenis alat bunyi-bunyian lainnya.

Meskipun demikian, Pepedan mengingatkan para perajin agar menghindari pembuatan peralatan yang berbahan dasar besi pada hari ini. Sementara bagi yang memiliki hobi atau profesi di alam, Sri Tumpuk membawa keberuntungan khusus untuk memikat burung.

Pantangan Besar: Hindari Pernikahan dan Kelola Keuangan

Di balik banyaknya berkah aktivitas, ada rambu-rambu tegas yang wajib dipatuhi agar terhindar dari petaka. Sektor domestik dan upacara adat besar mendapat peringatan keras dari alam.

Kombinasi dari Carik Walangati, Kala Tampak, dan Rangda Tiga secara bersamaan melarang keras pelaksanaan upacara pernikahan atau pawiwahan. Mengabaikan larangan ini dipercaya dapat membawa dampak buruk bagi keharmonisan pasangan. Selain pernikahan, Carik Walangati juga melarang pelaksanaan upacara atiwa-tiwa atau ngaben, serta agenda membangun rumah tinggal. Hal ini dipertegas oleh Purwanin Dina yang menyatakan hari ini secara umum tidak baik jika dipakai sebagai dewasa ayu (hari baik yang utama).

Untuk urusan finansial, Anda harus ekstra waspada dalam mengelola pengeluaran. Kala Sarang membawa sifat boros dan konsumtif yang kuat. Oleh karena itu, hari ini dinilai tidak baik untuk berbelanja atau melakukan transaksi besar yang sifatnya konsumtif.

Sebagai pelengkap, kondisi makro kosmos hari ini dipengaruhi oleh Pararasan Laku Bumi, Pancasuda Tunggak Semi, Ekajalaresi Werdi Putra, dan Pratiti Awidya. Kombinasi ini menegaskan bahwa bumi sedang memberikan ruang untuk pertumbuhan usaha yang berkelanjutan, meski manusia harus tetap bijaksana dalam mengendalikan ketidaktahuan atau ego mereka.

***

Pewarta: Redaksi

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE