10/09/2026

Hal Menarik di Bali Selain Pantai dan Pemandangannya

Panggung Kalangan Ayodya, Taman Budaya Provinsi Bali, kembali menjadi saksi keindahan seni tradisional Bali dalam balutan cerita yang penuh makna. Sanggar Seni Bajra Geni, Banjar Batu, Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, tampil istimewa dalam Rekasadana (Pagelaran) Topeng Bondres yang mereka pentaskan sebagai duta Kabupaten Badung dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-47, Rabu (972025).

Panggung Kalangan Ayodya, Taman Budaya Provinsi Bali, kembali menjadi saksi keindahan seni tradisional Bali dalam balutan cerita yang penuh makna. Sanggar Seni Bajra Geni, Banjar Batu, Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, tampil istimewa dalam Rekasadana (Pagelaran) Topeng Bondres yang mereka pentaskan sebagai duta Kabupaten Badung dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-47, Rabu (972025)/ balikonten

DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Inilah hal menarik lain di Bali selain pemandangan dan budayanya yang unik. Bali bukan sekadar destinasi wisata dengan pantai yang indah. Pulau dengan julukan Seribu Pura ini menyimpan berbagai keunikan yang sarat akan nilai-nilai leluhur.

Keunikan Bali berakar kuat pada perpaduan Hindu Bali dengan tradisi lokal yang melahirkan budaya khas yang tidak akan ditemukan di belahan dunia manapun.

Berikut beberapa keunikan Bali yang tidak ada di daerah lain. Keunikan ini menjadi alasan mengapa Bali tetap menjadi pusat perhatian dunia.

1. Upacara Ngaben (Pitra Yadnya)

Berbeda dengan prosesi kematian di banyak tempat yang sarat akan suasana duka yang kelam, Ngaben atau upacara kremasi di Bali dirayakan dengan kemegahan. Bagi umat Hindu Bali, Ngaben adalah tradisi yang dipercaya sebagai cara untuk menyucikan roh orang yang telah meninggal dan mengantarkannya kembali ke alam asalnya.

Secara filosofis, Ngaben bertujuan untuk melepaskan ikatan duniawi serta mengembalikan unsur-unsur Panca Maha Bhuta, yaitu Akasa (ruang), Bayu (angin/udara), Teja (api/cahaya), Apah (air/cairan), dan Pertiwi (tanah/padat). Dalam upacara ngaben, biasanya layon (jenazah) diletakkan dalam wadah yang disebut (Bade) atau lembu yang kemudian diarak menuju setra sebelum akhirnya Dibakar.

2. Subak: Kearifan Lokal dalam Irigasi

Bali memiliki sistem irigasi tradisional bernama Subak. Lebih dari sekadar teknik mengairi sawah, Subak adalah organisasi kemasyarakatan demokratis yang mengatur pembagian air secara adil. Sistem ini didasarkan pada filosofi Tri Hita Karana—keseimbangan antara manusia, alam, dan Tuhan. Kehebatannya pun telah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia.

3. Pemakaman Unik Desa Trunyan

Di Desa Trunyan, Kintamani, terdapat tradisi pemakaman yang unik. Pada umumnya, ketika ada orang meninggal, jenazahnya akan dikubur atau Dibakar.  Berbeda dengan warga Trunyan. Di tempat ini, jenazah warga yang meninggal hanya diletakkan di atas tanah di bawah Pohon Menyan. Ajaibnya, jenazah tersebut tidak mengeluarkan bau busuk karena aroma wangi dari pohon menyan tersebut mampu menyerap bau secara alami.

4. Identitas Nama orang Bali

Silsilah nama di Bali sangat unik karena ditentukan oleh urutan kelahiran. Identitas ini memudahkan masyarakat untuk mengenali posisi seseorang dalam keluarga. Anak pertama memiliki nama depan Wayan, Putu, atau Gede. Sementara anak kedua menggunakan nama depan Made atau Kadek. Anak ketiga, Nyoman atau Komang, dan anak keempat, Ketut.

Ketika dalam satu keluarga memiliki anak lebih dari empat, maka nama depan anak kelima dan seterusnya menggunakan pengulangan nama depan anak pertama atau yang disebut “balik”.

5. Perang Pandan di Desa Tenganan

Desa Tenganan Pegringsingan memiliki tradisi Perang Pandan atau Makare-kare. Dalam ritual ini, para pemuda desa bertarung menggunakan pandan berduri sebagai senjata dan perisai rotan. Tradisi ini merupakan bentuk penghormatan kepada Dewa Indra sekaligus ritual penolak bala agar masyarakat terhindar dari marabahaya.

6. Nyepi: Hari di Mana Dunia Berhenti Sejenak

Hanya di Bali kita bisa menemukan sebuah pulau besar yang berhenti beraktivitas total selama 24 jam. Saat hari raya Nyepi (Tahun Baru Saka), tidak ada lampu yang menyala, tidak ada kendaraan, bahkan bandara pun ditutup. Nyepi adalah momentum untuk merenung dalam kesunyian yang magis, sebuah pengalaman spiritual yang tidak akan ditemukan di negara lain.

7. Keindahan Pura Ulun Danu Beratan

Pura ini merupakan ikon keharmonisan alam dan arsitektur Bali. Terletak di tepi Danau Beratan, pura ini tampak seolah terapung di tengah air saat danau pasang. Udara pegunungan yang sejuk dan pemandangan yang mempesona menjadikan tempat ini bukan hanya suci bagi umat Hindu, tapi juga daya tarik wisata yang tak terlupakan.

***

Pewarta: Sukma Wilatri

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE