Ingatkan Esensi Pelaksanaan PPKM, Satgas di Denpasar Rajin Sosialisasi

 Ingatkan Esensi Pelaksanaan PPKM, Satgas di Denpasar Rajin Sosialisasi

Petugas Desa Dauh Puri Kaja mengimbau masyarakat agar ingat pesan ibu.

Denpasar, Balikonten.com – Masih ditemukannya pelanggaran terhadap prokes dan pembatasan jam malam menandakan informasi belum menyebar secara masif. Di Kota Denpasar, upaya edukasi rajin dilakukan dengan turun bertemu masyarakat. Salah satunya mengingatkan esensi pelaksanaan PPKM.

Seperti Desa Dauh Puri Kaja yang kembali melaksanakan edukasi dan mengingatkan kepada masyarakat untuk menerapkan pesan ibu yakni 3M di kawasan Jalan Gatot Subroto VI, Denpasar Utara, Senin (1/2).

Saat diwawancarai, Perbekel Desa Dauh Puri Kaja, Gusti Ketut Sucipta mengatakan pemantauan ini dilaksanakan aparat Desa Dauh Puri Kaja bersama unsur Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Satgas Dusun Teruna Sari.

“Dalam pemantauan tersebut kami menyisir seluruh kawasan Gatsu VI, sepanjang penyisiran kami selalu mengedukasi masyarakat agar menerapkan prokes pesan ibu 3M. Dan untuk para pemilik usaha kami ingatkan agar melengkapi sarana prokes, dan tutup usaha pukul 20.00 wita,”ujarnya.

Melali sosialisasi ini, dia berharap masyarakat serta para pelaku usaha agar tertib mentaati peraturan protokol kesehatan. Terlebih belakangan ini trend penyebaran virus covid-19 semakin meningkat, dengan masyarakat taat prokes sehingga untuk selanjutnya tidak ada lagi penambahan kasus positif Covid-19.

Dalam pemantauan tersebut, pihaknya selalu mengingatkan dan memberikan masker kepada warga yang tidak menggunakan masker saat keluar rumah. ” Mari bersama sama disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan 3 M,” ajak Sucipta .

Dewa Sayoga mengungkapkan bahwa alasan klasik masih mendominasi pelanggaran. Hal ini diantaranya jarak tempuh yang dekat, merasa terganggu saat menggunakan masker, dan lupa membawa masker. Namun, pada kegiatan kali ini kesadaran masyarakat sudah cukup tinggi. Hal ini mengingat kecilnya angka pelanggaran.

“Alasan pelanggaranya cenderung klasik, lupa, ribet, jarak tempuh dekat dan lain sebagainya, padahal kita ketahui bersama bahwa pandemi belum usai, jadi kita wajib menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan benar,” ujarnya. (801)

 

BACA JUGA:  Korem 162/ Wira Bhakti Simulasi Perdana Vaksinasi Covid-19

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE