13/09/2026

Soal Dugaan Data Bocor, Adi Arnawa Akui Digitalisasi Timbulkan Kerentanan Sistem

Soal Dugaan Data Bocor, Adi Arnawa Akui Digitalisasi Timbulkan Kerentanan Sistem

Soal Dugaan Data Bocor, Adi Arnawa Akui Digitalisasi Timbulkan Kerentanan Sistem/ balikonten

MANGUPURA, BALIKONTEN.COM – Dugaan kebocoran data kembali melanda instansi pemerintah. Baru-baru ini, sebanyak 16.000 data pegawai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung yang bersumber dari Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (Simpeg) diduga bocor dan diperjualbelikan oleh peretas di situs dark web.

Kabar tersebut mencuat setelah akun X (Twitter) General Intels Daily mengunggah informasi mengenai pembobolan basis data yang menargetkan Pemkab Badung. Dalam unggahannya, akun tersebut mengklaim data yang dibobol mencakup informasi pribadi sensitif, seperti nama lengkap, rincian kontak, hingga nomor identitas pegawai, lengkap dengan tangkapan layar sejumlah sampel data hasil peretasan.

Menanggapi isu serius ini, Bupati Badung, Wayan Adi Arnawa, mengonfirmasi bahwa pihak pemerintah daerah telah merespons temuan tersebut dan berkoordinasi secara internal.

“Saya memang dengar ada kebocoran, tapi saya sudah perintahkan Pak Sekda dan Pak Sekda sudah melakukan langkah-langkah secara internal untuk melakukan evaluasi terhadap data yang kita miliki,” ujar Adi Arnawa, Jumat (11/9).

Adi Arnawa memaklumi risiko kerentanan sistem digital saat ini, namun menegaskan bahwa Pemkab Badung terus melakukan tindakan antisipasi dan mitigasi.

“Yang kita tahu, ya namanya data kan bisa saja orang banyak meretas, kita tidak bisa pungkiri, tapi kan kita sudah berupaya. Walaupun ada sesuatu, ya mungkin ini satu pelajaran buat kita untuk hati-hati sekali,” lanjutnya.

Guna menangani dampak serta mencegah insiden serupa berulang, Bupati Badung telah menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) untuk memimpin penanganan teknis bersama instansi terkait, meliputi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Badung.

“Tadi sudah memanggil Pak Sekda untuk segera ambil langkah-langkah. Dinas terkait dalam hal ini Kominfo, BKPSDM, dan Sekda sudah dikomunikasi untuk mengambil langkah-langkah yang strategis, terutama untuk mengatasi jangan sampai terjadi hal-hal seperti ini,” tegasnya.

***

Pewarta: Sukma Wilatri

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE