Pendidikan Jadi Kunci Sukses, BPR Kanti Dorong Karyawan Bergelar Sarjana, Siap Tanggung Biaya
Pendidikan Jadi Kunci Sukses, BPR Kanti Dorong Karyawan Bergelar Sarjana, Siap Tanggung Biaya/ balikonten
DENPASAR, BALIKONTEN.COM –
Mengisi diri dengan ilmu pengetahuan, salah satunya melalui pendidikan kuliah di universitas menjadi salah satu modal untuk menuju sukses. Hal itu juga diyakini oleh Dirut BPR Kanti, Made Arya Amitaba.
Tidak saja dalam mendapatkan ilmu pengetahuan, esensi belajar juga tentang bagaimana seseorang meningkatkan ilmu pengetahuan untuk hidup yang lebih baik. Baik kecerdasan emosional maupun kecerdasan spiritual.
Sejalan dengan hal tersebut, pihaknya menjalin sinergi bersama Universitas Hindu Indonesia guna mendorong karyawan BPR Kanti kuliah menuju gelar sarjana.
“Kami sudah kalkulasi karyawan kami yang akan kuliah di Unhi, ada sebanyak 40 orang. SKS nya akan kami biayai,” ujarnya dalam acara family gathering BPR Kanti yang digelar di Kampus Unhi, Sabtu 19 Juli 2025.
Ia menerangkan bahwa terobosan ini bisa terwujud karena adanya gagasan Pemprov Bali terkait mewujudkan satu sarjana dalam satu keluarga.
Bersinergi bersama puluhan universitas negeri maupun swasta, ia melihat gagasan ini melahirkan generasi berkualitas untuk Bali. Dengan adanya kolaborasi ini, ia mengajak seluruh karyawan untuk fokus menempuh jenjang pendidikan.
Hilir dari terobosan ini menurutnya juga berdampak kepada kesejahteraan masyarakat, karena akan ada motivasi dalam bidang intelektual.
Dan tentu tidak kalah penting, kesempatan belajar yang juga diberikan kepada para karyawan yang sudah berkeluarga tentu akan menekan jarak kecerdasan dalam keluarga tersebut.
Dalam kesempatan itu, Rektor Unhi, Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. mengatakan pihaknya saat ini fokus terhadap pendidikan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Dia tidak membantah bahwa fenomena lulusan sarjana tidak sedikit yang menganggur.
Kondisi itu disebabkan sekurang kurangnya menurut dia, karena kurikulum pendidikan yang belum selaras dengan kebutuhan industri, kemudian dari perilaku pribadi seorang sarjana.
Maka ia menilai sinergi bersama BPR Kanti adalah upaya tepat untuk menghasilkan sumber daya manusia dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan industri, salah satunya perbankan.
Ia mengatakan, Unhi saat ini sedang mengembangkan bidang pendidikan yakni Prodi Pengobatan Tradisional Indonesia. Terobosan ini diharapkan dapat menghadirkan pilihan bagi masyarakat Bali untuk memperoleh pengetahuan sesuai kebutuhan industri, seperti sektor pariwisata yang menuju wellness tourism.
***
