10/09/2026

SMK PGRI 4 Denpasar Buka Kelas Khusus Kapal Pesiar, Jadi Magnet Baru Lulusan SMP

SMK PGRI 4 Denpasar Buka Kelas Khusus Kapal Pesiar, Jadi Magnet Baru Lulusan SMP

SMK PGRI 4 Denpasar Buka Kelas Khusus Kapal Pesiar, Jadi Magnet Baru Lulusan SMP/ balikonten

MANGUPURA, BALIKONTEN.COM – Tren peminatan siswa baru kini kian bergeser ke arah pendidikan vokasi yang menawarkan kepastian kerja cepat. Di SMK PGRI 4 Denpasar, fenomena ini terlihat dari tingginya minat remaja yang ingin segera memiliki keterampilan siap kerja, bahkan bercita-cita menembus pasar kerja internasional hingga ke kapal pesiar.

Menjawab tantangan tersebut, SMK PGRI 4 Denpasar meluncurkan inovasi berupa pelajaran tambahan program plus kapal pesiar. Pada tahap awal, sekolah sengaja membatasi kuota program ini hanya untuk dua kelas percobaan, yang masing-masing diisi oleh satu kelas dari Jurusan Kuliner dan satu kelas dari Jurusan Perhotelan.

Program rintisan yang sudah berjalan sejak tahun lalu ini menyajikan kurikulum bilingual (dua bahasa) serta materi khusus mengenai industri kapal pesiar. Demi menjamin kualitas lulusan, pihak sekolah menggandeng lembaga pelatihan Balindo Paradiso untuk menghadirkan para dosen dan praktisi langsung ke ruang kelas. Hubungan kerja sama ini dinilai berhasil membuat proses belajar menjadi jauh lebih interaktif dan digemari oleh para siswa.

Kepala SMK PGRI 4 Denpasar yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Kota Denpasar, Drs. I Ketut Suarya, M.Pd., mengonfirmasi adanya pergeseran cara pandang masyarakat dan siswa dalam memilih sekolah.

Kepala SMK PGRI 4 Denpasar yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Kota Denpasar, Drs. I Ketut Suarya, M.Pd.,
Kepala SMK PGRI 4 Denpasar yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Kota Denpasar, Drs. I Ketut Suarya, M.Pd.,/ balikonten

Menurutnya, sekolah swasta kini tidak lagi menjadi pilihan kedua setelah sekolah negeri.
“Saya lihat anak-anak sekarang tidak lagi mengejar sekolah negeri. Buktinya, sekolah-sekolah swasta, utamanya persekolahan PGRI sudah banyak menerima siswa bahkan sebelum pengumuman sekolah negeri dibuka,” ujar Ketut Suarya saat ditemui di Denpasar.

Pernyataan tersebut dibuktikan dengan capaian angka penerimaan siswa baru tahun ini. Dari total kapasitas daya tampung sekolah yang dibatasi sebanyak 400 siswa, SMK PGRI 4 Denpasar telah berhasil menjaring 11 kelas baru dengan jumlah 386 siswa baru. Kepercayaan tinggi dari masyarakat ini juga dirasakan merata oleh sekolah-sekolah di bawah naungan PGRI lainnya, seperti SMK PGRI 3 dan SMK PGRI 5 Denpasar.

Suarya menekankan, selain pemberian materi, penanaman karakter dan kedisiplinan menjadi kunci utama dalam mencetak lulusan yang berdaya saing. “Menghadapi dunia industri yang sangat kompetitif sekarang ini, tidak cukup hanya pintar saja. Justru yang paling penting anak-anak itu punya soft skill dan karakter yang kuat,” ujar Ketut Suarya.

Pihak sekolah pun menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada masyarakat Bali, khususnya di Kota Denpasar, yang terus memberikan kepercayaan besar kepada SMK PGRI untuk mendidik generasi muda yang siap kerja dan berdaya saing global.

***

Pewarta: Sukma Wilatri

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE